JAWA_TIMUR & SURABAYA

EKONOMI SYARIAH

EKONOMI SYARIAH

Cup of Java: Kopi Berkualitas Tampil di FESyar Jawa 2026

SURABAYA — Suasana hangat dan harum biji kopi memenuhi ruang pameran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya.

Salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung adalah Cup of Java — menghadirkan cita rasa kopi asli Nusantara yang dikelola secara halal dan berkah.

📸 DI LOKASI
Di stan berwarna biru yang menonjol, pengunjung dapat melihat langsung proses penyajian, mengenal asal biji kopi, hingga mencicipi racikan khas. Meja-meja disediakan agar pengunjung dapat duduk, berbincang, dan menikmati suasana pameran dengan tenang.

✅ APA YANG DITAMPILKAN
Kopi Nusantara — Berbagai jenis biji kopi dari daerah penghasil di Jawa.
​
Produk Olahan — Biji sangrai, bubuk kopi, kemasan siap seduh
​
Cerita di Balik Cangkir — Cara budidaya, pengolahan, hingga penyajian yang baik
​
Kemitraan — Peluang pasokan bagi kafe, toko, dan pelaku usaha lainnya

📖 SEMANGAT SYARIAH
“Bukan sekadar menjual minuman. Kami ingin setiap cangkir yang dinikmati membawa keberkahan — bagi penanam, pengolah, hingga yang meminumnya. Semua dikelola secara jujur, terbuka, dan tidak merugikan pihak lain,” ujar perwakilan Cup of Java di lokasi.

Tambahan, Produk lokal dikenal lebih luas, serta Pelaku usaha kecil mendapat ruang tampil bersama dan juga Transaksi dan pengelolaan dilakukan secara syariah, serta warga dapat menikmati produk halal sekaligus mendukung ekonomi sesama.

📅 INFORMASI KUNJUNGAN
Acara: Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026, berlokasi di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya. Festival dilaksanakan hingga 27 September 2026. Stan Cup of Java sendiri berada di Area Pameran Utama warga bisa mengunjungi stand tersebut pada waktu 09.00 – 21.00 WIB.

Informasi tambahan: Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, berlokasi di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya. Pelaksanaan waktu setempat 25–27 September 2026, dengan mengusung thema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital” Merupakan satu bagian dari rangkaian, menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Masuk program periode 2026-2031 Kepala Bank Indonesia di Jawa Timur atau pimpinan penyelenggara, Apa yang menjadi harapan bagi masyarakat, khususnya di Jawa Timur? Bagaimanakah peran warga & UMKM?

Laporan resmi dalam pembukaan dan beserta juga arah kebijakan dari Pemerintah Daerah/ Pemkot/Pemprov, beserta dukungan apa saja yang diberikan?

Bagaimanakah, mendorong warga untuk bisa beralih ke ekonomi syariah secara digital (program periode 2026-2031)?

Sinergi-kah pusat dengan daerah? Dalam Talk Show Festival Syariah menghadirkan, narahubung dalam Forum Keuangan Syariah.

Apa langkah sederhana bagi warga untuk memulai menabung/investasi syariah? Jawaban, sebagai sarana edukasi langsung kepada pembaca khatulistiwaindonesia.online

Tentang Foto:
Booth “Cup of Java” yang terlihat adalah salah satu stan pameran kuliner/kopi dalam ajang FESyar Jawa 2026, menampilkan produk dan jasa berbasis ekonomi syariah & halal.

Agenda Utama, dalam kegiatan tersebut: a. Sharia Economic Forum — seminar & talk show ekonomi syariah.
b. Sharia Fair / Pameran UMKM — produk unggulan, kuliner halal, fashion syariah se-Jawa.
c. Business Matching — pertemuan pelaku usaha & lembaga pembiayaan syariah.
d. Gerakan Sadar Wakaf & literasi keuangan syariah
.
.
.
.
.
.
📰 Catatan Redaksi Khatulistiwa Indonesia (https://www.khatulistiwaindonesia.online).

  1. Kurang lengkap (menurut jurnalis dalam Liputan dilokasi) produk-produk yang hadir, dibandingkan dengan yang pernah diadakan pada tahun sebelumnya.
  2. Peliputan berita dari media khatulistiwaindonesia.online tidak mendapat apresiasi, dalam kelengkapan peliputan saat meliput kegiatan di lokasi dalam giat “Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026”
  3. Acara ini cocok untuk liputan berita, profil UMKM, dan peliputan langsung di lokasi.
  4. Bisa dikembangkan menjadi liputan berita, artikel khusus, atau kerjasama adventorial dengan peserta pameran bersama dengan “Khatulistiwa Indonesia”

— Dilaporkan dari lokasi FESyar Jawa 2026
Khatulistiwa Indonesia

2 komentar pada “EKONOMI SYARIAH”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *