Renungan, Kesaksian Iman

🕊️ IMAN SEJATI
Disampaikan di: GBT Kristus Anugerah
Oleh: Ibu Gembala Retno Boedi Chandra
Ayat Pokok: Matius 17:20
“Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana! Maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”
📖 1. Dilema Iman
A. Allah adalah Sumber Segalanya
Allah selalu siap memberi — Dia tidak pelit, dan janji-Nya tidak pernah berubah:
✅ Matius 7:7
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”
✅ Lukas 11:13
“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Allah adalah Pemberi yang baik — masalahnya bukan pada Dia, tapi pada hati kita untuk menerima. 🙏
B. Jika Allah Ingin Memberi, Mengapa Tidak Semua Orang Menerimanya?
✅ Matius 13:58
“Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mukjizat yang diadakannya di situ.”
Di Nazaret, Yesus datang ke rumah-Nya sendiri, tetapi orang-orang di sana hanya melihat manusia biasa — mereka tidak mengenal siapa Dia sebenarnya. Bukan kuasa Allah yang terbatas, melainkan kesiapan hati kita yang membatasi berkat-Nya. Berkat itu sudah ada, tapi imanlah yang membuka pintu untuk menerimanya. 🕊️
⚠️ 2. Iman yang Salah vs. Iman yang Sejati
❌ Iman yang Salah — Iman Secara Mental
- 🧠 Dibangun dari pemikiran, alasan, dan logika semata
- 💪 Datang dari usaha diri sendiri: “Saya akan berusaha lebih keras supaya Tuhan memberkati saya”
- 👀 Memandang Yesus tidak dengan benar — hanya mengenal Dia dari luar, bukan dari hati
- ⚖️ Seolah-olah iman adalah sesuatu yang harus kita capai dulu, baru Yesus mau bertindak
✨ Iman yang Sejati
- ❤️ Bukan di kepala, tapi di hati — bukan sekadar PERCAYA TENTANG Yesus, melainkan PERCAYA KEPADA Yesus
- 🎁 Bukan hasil usaha kita — itu adalah anugerah, pemberian Allah secara cuma-cuma
- 🙏 Kita sadar: di dalam kelemahan kita, kuasa Yesus justru dinyatakan sempurna
- 🔥 Roh Kuduslah yang memimpin dan mengubah hidup kita, bukan kekuatan diri sendiri
✅ Galatia 2:20
“Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidup yang kujalani sekarang di dalam tubuh ini, kujalani dalam iman kepada Anak Allah, yang telah mengasihiku dan telah menyerahkan diri-Nya untukku.”
🤝 Kesaksian Kita Bersama
💛 “Banyak kali aku juga merasa lemah, bingung, dan tidak mengerti jalannya Tuhan. Aku pun berpikir: ‘Mengapa kekuatan luar biasa ini mengalir dalam diriku? Itu bukan aku, itu bukan kehebatanku — itu murni kasih karunia Tuhan.’ Di saat berduka maupun sukacita, di saat mudah maupun sulit, aku selalu menyadari satu hal: Tuhan ada bersama kita. Dia tidak meninggalkan kita, sekalipun dunia di sekeliling berubah.”
🕊️ “Janganlah kita menatap orang lain — ada yang menjadi batu sandungan, ada yang berkata ‘tingkatkan imanmu’, seolah-olah iman itu prestasi yang harus kaukejar. Tidak! Fokuslah hanya kepada Yesus. Dosa kita sudah ditebus — yang dulu, sekarang, dan yang akan datang. Bukan karena kita layak, tapi karena Dia mengasihi kita. Hidup kita ada di tangan-Nya, dan itulah yang membuat kita berdiri teguh hari ini.”
🎯 “Mari kita maju bersama, tangan dalam tangan, dengan satu tujuan: hidup untuk Dia, dari Dia, bagi Dia, oleh Dia. Bukan karena kemampuan kita, tapi karena Dia yang hidup di dalam kita. Itulah iman sejati — percaya bahwa Dia cukup, sekalipun keadaan tidak sesuai harapan. Amin dan amin.” 🙏🕊️💛
🎵 PUJIAN PENUTUP
🎶 Ku rindu setiap waktu
Hidup di dalam hadirat-Mu
Bukan dengan ku, namun karena Yesus yang kupegang
Dan Engkaulah Tuhan, Engkaulah Raja 🎶
BACA JUGA:Profile – GBT Kristus Anugerah Surabaya
BACA JUGa: DAPUR UMI ANNA
BACA JUGA: Kesaksian Iman Dan Pengharapan, Jemaat GBT.Kristus Anugerah Surabaya
🙏 DOA PENUTUP
Bapa di Surga yang penuh kasih,
Pertolongan daripada-Mu, ya Tuhan. Kami manusia yang lemah, kami manusia yang penuh dosa. Namun kami tahu, kami punya Tuhan yang besar. Kami punya Yesus yang mengasihi kami. Sungguh besar kasih-Mu, ya Tuhan.
Kami tidak dapat berkata-kata, kami tidak dapat membalas kasih-Mu — hanya diri kami, ya Tuhan, yang kami persembahkan kepada-Mu. Ajar kami, ya Tuhan, agar kami selalu dapat melakukan setiap kehendak-Mu dalam hidup kami. Pakailah kami. Sembunyikan kami di belakang salib-Mu.
Kami ingin, ya Tuhan, agar orang melihat di dalam diri kami bahwa Kristus ada di dalam hati kami, bahwa Kristus berdiam di dalam hidup kami — supaya orang lain pun percaya kepada-Mu.
Terima kasih, Bapa di Surga. Terima kasih, ya Tuhan. Biarlah iman yang sejati itu boleh tinggal di dalam hati kami. Terima kasih untuk Firman-Mu, ya Tuhan. Terima kasih.
Sekarang kami akan mengakhiri ibadah kami. Kiranya Tuhan memberkati setiap kami, menolong setiap kami.
Mari kita menengadahkan tangan, menerima berkat dari Tuhan:
🕊️ Tuhan memberkati kita dan melindungi kita.
Tuhan menyinari kita dengan wajah-Nya dan memberi kita kasih karunia.
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepada kita dan memberi kita damai sejahtera.
Kiranya kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah Bapa, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kita sekalian, mulai dari saat ini sampai selama-lamanya.
Di dalam nama Tuhan Yesus, Tuhan dan Juruselamat kita, kami menerima saat ini dengan iman.
Haleluya — Amin dan amin! 🙏🕊️💛

INVESTOR MUDA BACA JUGA: Mitra-Donatur Baca Juga : Tentang Kami KHATULISTIWA INDONESIA


Pingback: 📖 RENUNGAN: Dari Keluhan Menuju Kepercayaan - Khatulistiwa INDONESIA